Penyebab Saham Tidak Stabil – Naik Turun

Faktor Penyebab Saham Naik Turun

Dua Faktor Utama Saham Naik Turun

Penyebab-Saham-Tidak-Stabil---Naik-Turun

Penyebab Saham Tidak Stabil (Naik Turun) – Memiliki Saham dengan cara membeli saham adalah salah satu cara investasi yang sangat diminati oleh orang-orang yang ingin menginvestasikan dana yang mereka miliki pada sebuah perusahaan yang terpercaya.

Dari saham yang dimiliki investor bisa mendapat keuntungan atau kerugian sesuai dengan besarnya saham yang mereka miliki. Naik turunnya harga saham adalah faktor utama yang menentukan apakah mereka bisa memperoleh keuntungan atau justru merugi.

Untuk Anda yang memang bekerja atau sering berhubungan dengan bursa saham tentu tahu mengapa saham bisa naik turun. Namun kebanyakan orang belum benar-benar mengerti mengapa saham bisa naik turun nilainya. Secara umum kenaikan dan penurunan harga saham biasanya diakibatkan oleh faktor internal dan faktor eksternal perusahaan.

  • Faktor Internal

    Faktor internal perusahan adalah infomasi yang asalnya dari dalam perusahaan. Naiknya laba bersih suatu perusahaan adalah faktor utama naiknya harga saham perusahaan tersebut. Naiknya laba ini biasanya karena perusahaan yang melakukan ekspansi atau meningkatkan pemasukan perusahaan. Informasi yang akan membuat harga saham naik biasa akan segera disampaikan.

    Namun sebaliknya, jika ada informasi yang akan membuat harga saham menurun biasanya akan berusaha ditutupi oleh perusahaan. Perusahaan yang baik akan memberi informasi yang transparan agar para investornya tahu dan bisa menilai harga saham agar bisa segera menentukan keputusan atas saham perusahaan yang mereka miliki. Perusahaan yang secara transparan memberi infomasi biasanya akan memiliki harga saham yang lebih stabil.

  • Faktor Eksternal

    Selain faktor internal, faktor eksternal juga salah satu faktor yang menentukan naik atau turunnya harga saham suatu perusahaan di bursa saham. Faktor eksternal biasanya adalah faktor yang diluar kendali perusahaan dan sering disebut dengan systematic risk.

    Faktor eksternal bisa dikelompokkan menjadi 2 kelompok, faktor eksternal dari dalam negeri dan faktor eksternal dari luar negeri. Faktor eksternal biasanya berupa kebijakan pemerintah dan hukum permintaan serta penawaran atas harga barang yang ditunjukkan dengan inflasi dan valuta asing.

Tingkat bunga adalah salah satu faktor eksternal yang cukup dominan dalam mempengaruhi bursa. Selain itu, kebijakan pemerintah tentang utang dan penurunan bursa lain, seperti bursa negara-negara maju juga bisa mempengaruhi harga saham. Menurut beberapa penelitian, bursa efek negara kita berkointegrasi dengan bursa-bursa di negara-negara maju tersebut.

Sebagai investor Anda harus memperhatikan gejolak-gejolak pasar yang terjadi di berbagai negara. Selain itu kebijakan pemerintah, baik Indonesia dan negara-negara maju, sangat berpengaruh dalam naik atau turunnya harga saham suatu perusahaan di bursa saham. Cukup sering faktor-faktor eksternal ini lebih berpengaruh dibandingkan faktor internal dalam naik atau turunnya harga saham.

FunFact: Saham bukan judi karena dalam judi biasanya akan sulit sekali untuk menjadi pemenang, bahkan bisa dibilang mustahil untuk menang. Dalam bermain saham, Anda berlaku seperti pedagang namun tanpa inventori yang harus dijaga dan dipelihara melainkan hanya portofolio.

Related Posts to "Penyebab Saham Tidak Stabil – Naik Turun"